Ma'had Tahfizh Al Yusro menerima kunjungan silaturahmi dari Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al Wafi Bogor pada Selasa (15/9/2026). Pertemuan yang berlangsung di lingkungan Ma'had Tahfizh Al Yusro, Desa Gunung Mulya, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, tersebut menjadi langkah awal dalam menjajaki peluang kerja sama dan membangun sinergi antarlembaga pendidikan Islam.
Kunjungan ini membuka ruang diskusi mengenai berbagai potensi kolaborasi, khususnya dalam bidang pendidikan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan program kelembagaan.
Pertemuan diawali dengan perkenalan jajaran pengelola kedua lembaga, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan profil, program pendidikan, serta diskusi mengenai berbagai peluang kerja sama yang dapat dikembangkan ke depan.
Dalam sambutannya, Mudir Ma'had Tahfizh Al Yusro, Ust. Andi Hidayat, B.Sh., M.E., menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan silaturahmi yang dilakukan oleh STIT Al Wafi Bogor.
Ia menyambut baik terbukanya peluang kerja sama antara kedua lembaga. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya mempererat hubungan kelembagaan, tetapi juga dapat menghadirkan program-program yang memberikan manfaat bagi santri, mahasiswa, pendidik, serta masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Ma'had Tahfizh Al Yusro turut memperkenalkan program pendidikan Ma'had Aly Al Yusro yang berfokus pada kaderisasi guru dan musyrif.
Program tersebut ditempuh selama tiga tahun. Dua tahun pertama atau empat semester difokuskan pada tahap persiapan bahasa dan pembelajaran. Setelah itu, para santri menjalani satu tahun program praktik lapangan yang dipadukan dengan pembekalan life skill serta pemantapan kompetensi.
Dalam proses pendidikannya, Ma'had Aly Al Yusro menerapkan kurikulum I‘dad Lughawy dan Takmily. Saat ini, sekitar 80 santri mengikuti program tersebut dan seluruh peserta mendapatkan beasiswa penuh.
Program Ma'had Aly Al Yusro saat ini terus berada dalam tahap pengembangan kelembagaan. Karena itu, salah satu hal yang turut menjadi perhatian adalah penguatan program, sumber daya manusia, serta jejaring dengan lembaga pendidikan lainnya.
Dalam pertemuan tersebut, jajaran STIT Al Wafi Bogor juga memaparkan perkembangan institusi serta program pendidikan yang saat ini dijalankan.
Ketua Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) STIT Al Wafi Bogor, Ust. Muhammad Bakri Rahimin, M.E., menyampaikan terima kasih atas sambutan yang diberikan oleh keluarga besar Ma'had Tahfizh Al Yusro.
Ia menjelaskan perkembangan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam sebagai salah satu program studi yang dikembangkan STIT Al Wafi Bogor setelah institusi tersebut memperoleh izin operasional pada Oktober 2024.
STIT Al Wafi Bogor saat ini terus melakukan penguatan tata kelola akademik dan mempersiapkan berbagai tahapan pengembangan institusi, termasuk proses akreditasi program studi.
“Ke depan, kami berharap hubungan antara STIT Al Wafi Bogor dan Ma'had Al Yusro tidak berhenti pada silaturahmi, tetapi dapat berkembang menjadi kolaborasi yang memberikan manfaat bagi kedua lembaga,” ujar Ust. Muhammad Bakri Rahimin.
Pembahasan kemudian dilanjutkan dengan diskusi mengenai bentuk kerja sama yang memungkinkan untuk dikembangkan oleh kedua lembaga.
Wakil Ketua II STIT Al Wafi Bogor, Ust. Zikra Juninawan, M.Ed., menyampaikan harapan agar penjajakan yang telah dilakukan dapat ditindaklanjuti menjadi kerja sama kelembagaan yang lebih konkret.
Sejumlah bidang potensial menjadi perhatian dalam pembahasan, mulai dari pendidikan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat.
Kerja sama tersebut direncanakan dapat diperkuat melalui penyusunan Memorandum of Understanding (MoU) setelah melalui pembahasan lebih lanjut di tingkat kelembagaan dan yayasan.
Sementara itu, Ketua LP2M STIT Al Wafi Bogor, Ust. Suworo, M.M., turut memaparkan sejumlah bentuk kegiatan yang berpotensi dilaksanakan secara bersama.
Beberapa di antaranya meliputi pelatihan peningkatan kompetensi guru dan musyrif, seminar dan kegiatan akademik, peningkatan kapasitas pengelola lembaga pendidikan, penelitian bersama, pengabdian kepada masyarakat, serta program pengembangan sumber daya manusia.
Bentuk dan pelaksanaan program nantinya akan disesuaikan dengan kebutuhan, kapasitas, serta kesepakatan kedua lembaga.
Pertemuan antara Ma'had Tahfizh Al Yusro dan STIT Al Wafi Bogor menjadi langkah awal untuk membangun hubungan kelembagaan yang lebih erat dan berkelanjutan.
Kedua lembaga memiliki perhatian terhadap pengembangan pendidikan Islam, khususnya dalam pembinaan generasi, kaderisasi pendidik, peningkatan kompetensi guru dan musyrif, serta pengembangan sumber daya manusia yang memiliki bekal keilmuan dan nilai-nilai keislaman.
Bagi Ma'had Tahfizh Al Yusro, terbukanya jejaring dengan institusi pendidikan tinggi juga menjadi bagian penting dalam pengembangan program pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Sinergi antarlembaga diharapkan dapat menghadirkan lebih banyak kesempatan untuk berbagi pengalaman, keilmuan, serta mengembangkan program yang memberikan dampak nyata.
Melalui komunikasi yang telah terjalin, Ma'had Tahfizh Al Yusro dan STIT Al Wafi Bogor berharap penjajakan ini dapat berlanjut menuju kerja sama yang konkret dan saling memberikan manfaat.
Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan dokumentasi bersama sebagai penanda awal terjalinnya silaturahmi serta komitmen kedua lembaga untuk melanjutkan pembahasan kerja sama pada tahap berikutnya.
Nabi ﷺ Bersabda : "Barangsiapa yang menunjukkan kebaikan kepada orang lain, maka baginya pahala seperti orang yang melakukannya". [HR. Muslim: 1893]
klik tombol di bawah untuk bagikan informasi ini,
جزاكم الله خيرا