Logo WhatsApp Ma'had Al Yusro Logo Instagram Ma'had Al Yusro Logo YouTube Ma'had Al Yusro Logo Facebook Ma'had Al Yusro
Temukan Informasi Yang Anda Cari

Tauhid Gaya Hidup

kembali Khutbah Fiqih prestasi Kegiatan Santri Kerjasama Aqidah Materi Kuttab Hadits
Tauhid Gaya Hidup
Description of Tauhid Gaya Hidup
67 Views
2026-01-28 10:58:20

 

والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

 السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
 الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Pertemuan yang ke-19 Ruang Belajar Tauhid Gaya Hidup adalah adalah tentang “Bersumpah Dengan Selain Nama Allāh ﷻ”.

Sumpah adalah menguatkan perkataan dengan menyebutkan sesuatu yang diagungkan, baik oleh orang yang berbicara maupun yang diajak bicara. Dalam bahasa Arab maka menggunakan:

·         Huruf wawu (وَ)

·         Huruf ba (بَ)

·         Huruf ta (تَ)

Adapun dalam Bahasa Indonesia, menggunakan kata “Demi.”

Bersumpah hanya diperbolehkan dengan nama Allāh semata, misalnya mengatakan:

✓ Wallāhi
 ✓ Demi Rabb yang menciptakan langit dan bumi
 ✓ Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya
 ✓ Dan lain-lain.

Adapun makhluk, bagaimanapun agungnya di mata manusia, maka tidak boleh kita bersumpah dengan namanya, misalnya dengan mengatakan:

✘ Demi Rasūlullāh
 ✘ Demi Ka’bah
 ✘ Demi Jibrīl
 ✘ Demi langit dan bumi
 ✘ Demi bulan dan bintang
 ✘ Dan lain-lain.

Ini semua termasuk jenis pengagungan terhadap makhluk yang terlarang. Rasūlullāh ﷺ bersabda:

مَنْ حَلَفَ بِغَيْرِ اللَّهِ فَقَدْ أَشْرَكَ

“Barang siapa yang bersumpah dengan selain nama Allāh maka sungguh dia telah berbuat syirik.” (HR Abū Dāwūd, Tirmidzī dan dishahihkan oleh Syaikh Al-Albānī raḥimahullāh)

Syirik dalam hadits ini pada asalnya adalah syirik kecil yang tidak mengeluarkan seseorang dari Islam. Namun bisa sampai kepada syirik besar bila dia mengucapkan sumpah dengan makhluk disertai pengagungan seperti kalau dia mengagungkan Allāh ﷻ, seperti sumpah yang dilakukan oleh orang-orang musyrik dengan mengatakan, demi dewa fulan, demi lāta dan lain-lain.

Itulah yang bisa kita sampaikan pada pertemuan kali ini semoga menjadi ilmu yang bermanfaat

Refrensi :

•    HSI Abdullah Roy

•    Ilmiyah.com

Penulis: Elan susanto

Nabi ﷺ Bersabda : "Barangsiapa yang menunjukkan kebaikan kepada orang lain, maka baginya pahala seperti orang yang melakukannya". [HR. Muslim: 1893]

klik tombol di bawah untuk bagikan informasi ini,
‎جزاكم الله خيرا

kembali Khutbah Fiqih prestasi Kegiatan Santri Kerjasama Aqidah Materi Kuttab Hadits